4 Tempat Wisata Religi di Indramayu

ReynaldiArya.IDTempat Wisata Religi di Indramayu Indramayu dengan slogannya Remaja (Religius, Mandiri, dan Jaya) pasti sangat kental dengan nuansa keagamaanya, berikut rekomendasi 5 tempat wisata bernuansa religi yang ada di indramayu dan sangat cocok buat anda yang sedang merencanakan perjalanan bersama rombongan majlis taklim maupun bersama keluarga.

4 Tempat Wisata Religi di Indramayu

 

1. Religi Makam Nyi Mas Ratu Ayu Kawunganten

Bagi anda yang sedang bertamasya ke pantai laut tirtama atau glayem, dadap dan baro atau destinasi lainnya yang masih berada di wilayah juntinyuat dan karangampel, sempatkan untuk mengunjungi tempat wisata makam Nyi Mas Kawunganten yang berada di kecamatan Kedokan Bunder, Samping lapang bola Kedokan Bunder.

Nyi Mas Kawunganten adalah Istri dari Sunan Gunung Jati, dan merupakan ibu dari Sultan Hasanunddin yang menjadi sultan pertama di Banten.

Makam Nyi Mas Kawunganten

Terdapat cerita menarik mengenai penyebaran islam yang dibawa oleh Nyi Kawunganten ini, pada mulanya nyi kawunganten hendak membuka lahan di pemukiman yang sekarang dinamakan kedokan bunder. Dalam prosesnya konde yang dipakai untuk menguncir rambut nyi kawunganten ditancabkan ke pohon dan terbakar semua hutan – hutan sehingga lahan yang terbakar dijadikan pemukiman oleh nyi kawunganten dan pengikutnya.

2. Religi Makam Ki Buyut Tambi

 

Wisata rekomendasi selanjutnya yaitu makam Ki Buyut Tambi, situs ini bertempatkan di Desa Tambi, Kec Sliyeg, Kab Indramayu yang berjarak tidak terlalu jauh dari pusat kota Indramayu.

Peran Ki Buyut Tambi dalam menyebarkan Islam di tanah indramayu melalui media wayang, layaknya para wali songo Ki Buyut Tambi juga menggunakan media wayang kulit untuk berdakwah menyebarkan ajaran Islam.

Sebagai wujud penghormatan masyarakat desa Tambi, makam Ki Buyut Tambi yang sudah berjasa dalam membuka lahan penduduk kerap ramai dipadati peziarah baik lokal maupun wisatawan asing, dan setiap hari jadi desa tambi yang dinamakan dengan Unjungan masyarakat lokal merayakan dengan mengadakan syukuran dan sedekah bumi.

3. Religi Makam Habib Keling

 

Tempat wisata religi kali ini kerap ramai dipadati peziarah pada malam jum’at keliwon, Makam Habib Keling yang berlokasi di pesisir pantai ujung tua kecamatan Krangkeng, Indramayu Jawa Barat.

Menurut data dari Pemprov Indramayu Habib Keling mempunyai nama lain Syekh Umar bin Abdullah yang datang dari keling (Samudra Pasai) dan hendak menyebarkan islam di tanah jawa khususnya Cirebon namun pada takdirnya beliau terdampar di pesisir pantai krangkeng dan menyebarkan islam di sekitar hingga beliau wafat dan dimakamkan di pesisir pantai kecamatan krangkeng.

Tak banyak informasi mengenai tokoh Umar bin Abdullah atau Habib keeling ini, tapi yang jelas bahwa beliau adalah tokoh yang berperan penting dalam penyebaran agama islam di tanah Indramayu.

4. Religi Situs Buyut Banjar

 

Rekomendasi terakhir dan biasa di datangi oleh wisatawan di indramayu adalah Situs Banjar yang berlokasi di Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kab Indramayu. Nama Banjar sendiri berasal dari kata banjir yang katanya dulu desa ini sering terkena banjir.

Daya Tarik dari situs banjar ialah mengenai kisah 41 prajurit yang dikutuk menjadi monyet, pada mulanya Pangeran Surya Negara diutus dari kesultanan Cirebon untuk mengatasi banjir yang terjadi di desa Bulak, Pangeran Surya Negara memerintahkan kepada rakyatnya untuk membuat Sungai Longgagastina demi mengatasi banjir yang menimpa. Pangeran Surya Negara juga meminta bantuan kepada prajurit yang sedang bertugas di Desa Kedokan Bunder untuk membantu menyelesaikan pembangunan sungai ini.

Dalam kisahnya prajurit ini tak kunjung datang hingga sungai Longgastina telah selesai dikerjakan, bertepatan di hari jum’at prajurit yang berasal dari kedokan ini tiba di tujuan namun sungai selesai dibangun.

Awal dari permasalahan ketika prajurit dari kedokan ini tak melaksanakan ibadah shalat jum’at dan malah asik – asikan berleha – leha, hingga tiba amarah dari Pangeran Surya Negara mengatakan “Malas, tak mau mentaati perintah, untuk apa datang kalau Sungai Longgagastina sudah selesai.” Karena murkanya ini Pangeran Surya Negara mengutuk 41 prajurit tersebut menjadi monyet dan hanya makan dari pemberian orang yang lewat.

Kesimpulan

Dalam perkembangannya Indramayu memiliki banyak tokoh yang telah berjasa dalam membangun nuansa religious masyarakat indramayu.

Terima kasih sudah mengulas artikel yang berjudul 4 Tempat Wisata Religi di Indramayu, bila anda sedang mencari tempat wisata yang sedang hits di Indramayu silahkan mampir ke artikel berikut 32 Tempat Rekomendasi Wisata di Indramayu Paling Hits Terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *